"Kesabaran akan mewujudkan cinta kita"
Kedua pasangan yang telah merajut kasih sejak duduk dibangku SMU, mereka adalah Nila dan Nico. Kini mereka berdua harus terpisah satu sama lain, dikarenakan Nila harus kuliah ke luar negeri, yatu Taiwan dan itu semua atas kemauan orang tua Nila. Nila pun tidak sanggup harus meninggalkan seorang kekasih yang telah dipacari nya sejak 4 tahun terakhir ini. Meski begitu, mereka harus menerima kenyataan dengan berhubungan jarak jauh.
Nico yang kini menetap di Jakarta, dengan kesibukan nya menjadi seorang
Mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Swasta, disamping itu, Nico
membangun usaha Toko Bakery yang ia idam-idamkan saat masih duduk
dibangku SMA. Sementara Nia, kekasih Nico. Saat ini dia sedang fokus mencapai nilai diatas standar dan mencari kesibukan lainnya dengan mengikuti salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yaitu Seni Teater. Ditengah-tengah kesibukan mereka berdua, Nico dan Nia tidak pernah putus komunikasi, baik itu melalui suara, maupun melalui webcam. Meskipun jarak memisahkan mereka berdua, Nico dan Nia tetap saling menjaga kepercayaan dan tidak menghianati satu sama lain. Karena mereka saling mencintai, dan berniat kelak akan mengikat hubungan suci mereka kepada tahap selanjutnya, yaitu Pernikahan.
Saat Nia berada di Taiwan, Ada salah seorang lelaki yang berwajah semi oriental menghampiri rumah kontrakan Nia yang didesan minimalis. Lelaki tersebut memperkenalkan dirinya, lelaki itu adalah Juno, dan dia adalah anak dari rekan bisnis Papi nya Nia. Juno juga seorang Mahasiswa Taiwan, satu kampus dengan Nia, dan mereka beda jurusan. Papa dan Mama nya Nia sengaja mempertemukan Nia dan Juno di Taiwan, karena orangtua Nia ingin menjodohkan Nia dan Juno, yang tidak lain anak dari rekan bisnis mereka. Saat itu orang tua Nia memaksa Nia untuk bisa menjalin hubungan bersama Juno, meski saat itu Nia sangat keukeuh tetap tidak ingin menjalin hubungan selain dengan Nico, karena sampai saat ini juga Nico lah lelaki yang sangat dicintai nya. Kabar itupun telah berhembus ke telinga nya Nico, bahwa Nia akan dijodohkan bersama Juno. Saat itu pun Nico menghubungi Nia, dan memberikan kesempatan Juno untuk bisa berhubungan dengan Nia, dengan hati yang tak rela sedikit pun Nico pun harus merelakan kekasih nya berhubungan dengan pria lain. Saat Nia telah menjalin kasih bersama Juno di negeri Jacki Chan tersebut, Nico tidak pernah henti-hentinya mengirimkan ucapan-ucapan yang berisi bahwa, "cinta kita tidak akan pernah pudar, hanya seorang lelaki yang sedang disamping mu saat ini", karena dia hanya lah sementara, bukan lah untuk selamanya. Nico selalu mengirimkan quote "Sabar" terhadap Nia, "Sabar yaa sayang, ini hanya sementara, karena aku lah yang paling kau cinta".
Empat tahun kemudian, Nia kembali ke Jakarta dengan menyandang gelar Sarjana Desain yang ia tempuh sejak kuliah 4 tahun di salah Perguruan Tinggi di Taiwan. Begitu pula dengan Nico, nico telah resmi menyandang Sarjana Ekonomi. Saat Nia di Jakarta, Nia dan Nico membuat janji untuk bertemu di Cafe favorit mereka sejak SMA dulu. Disana mereka melepas rindu, bercanda tawa bersama, bermesra bersama seperti dulu. Mereka berdua saling melepaskan rindu yang lama terpendam sejak 4 tahun belakangan ini. Keesokan harinya Nico mengundang Nia ke acara launching Toko Bakery Nico. Betapa bahagia nya Nico saat itu, karena pujaan hati nya berada disampingnya dan mendukung usaha nya untuk lebih baik kedepan nya. Satu minggu kemudian Nia mengundang Nico makan malam bersama keluarga nya di rumah. Di saat acara makan malam, kedua orang tua Nia tidak memberi respon positif terhadap Nico, karena mereka tidak merestui hubungan Nia dan Nico sejak mereka pertama kali pacaran. Acara makan malam saat itu menjadi acara makan malam yang sunyi senyap, beberapa menit kemudian, suara dering telpon memecah keheningan acara makan malam yang sunyi senyap tersebut. Mama Nia mengangkat telpon tersebut, dan saat ia mendengarkan suara telpon tersebut, ia langsung shock mendegar suara lelaki yang memberikan berita buruk terhadapa ia dan suaminya. Yang menelpon tersebut Juno, dia memberitahukan kepada keluarga Nia, bahwa bulan depan ia akan menikah dengan seorang wanita Taiwan, yang tidak lain teman satu kampus nya saat itu. Juno berniat mengundang keluarga Nia dan meminta maaf bahwa ia tidak bisa hidup bersama wanita yang tidak mencintai nya, dan Juno sadar, bahwa selama menjalin hubungan Nia tidak memiliki rasa cinta sama sekali terhadap Juno.
Seusai Juno menelpon keluarga Nia yang memberitakan bahwa ia akan menikah. Pada acara makan malam tersebut Nico mengatakan bahwa ia akan melamar Nia secepat nya dan setelah itu langsung menikahi Nia. Kedua orang tua Nia pun langsung memberikan restu terhadap Nia dan Nico. Dan mereka sadar selama ini, mereka salah yang terlalu memaksa cinta buah hati mereka hanya demi kepentingan mereka berdua. Pada malam itu bulan dan bintang ikut tersenyum menyaksikan kebahagian kedua insan yang tidak dapat dipisahkan.
Assalammualaikum, yuk bagus nian blog nya ajarain donk ada truck gandeng sama pulldown menu menarik sekali
ReplyDeletemakasih. itu cuma pke script kok :)
ReplyDeletememeang benener... sabar itu sangat indah walau terkadang menyakitkan
ReplyDeleteartikel yang sangat menarik apalagi bercerita tentang kesabaran , kesabaran itu memang indah tapi tidak semua orang yang bisa bersabar ..
ReplyDelete